PINRANG— Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Pinrang ikut ambil bagian dalam rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK 2026 di Hotel Claro Makassar, Kamis (9/7). Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Pinrang membawa dua fokus utama, yakni penguatan UMKM dan peningkatan kesehatan ibu hamil.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pameran UMKM, Cek Kesehatan Gratis serta aksi minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak bagi ibu hamil. Agenda itu diikuti Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Ny. Naoemi Oktarina Sudirman dan jajaran TP PKK kabupaten/kota se-Sulsel.
Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang Sri Widiati A. Irwan mengatakan keikutsertaan Pinrang menjadi bagian dari komitmen TP PKK dalam mendukung program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan keluarga. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi dan kesehatan ibu-anak merupakan dua sektor yang saling berkaitan dalam meningkatkan kualitas keluarga.
“Kami terus mendorong dua sektor yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat, yakni UMKM serta kesehatan ibu dan anak,” ujar Sri Widiati.
Dalam kegiatan kesehatan tersebut, sebanyak 2.247 ibu hamil dari Kabupaten Pinrang tercatat mengikuti aksi minum MMS secara serentak. Jumlah itu melampaui target yang ditetapkan sebanyak 2.160 peserta.
Sri Widiati mengatakan capaian tersebut menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi selama masa kehamilan. Ia berharap perhatian terhadap kesehatan ibu dan janin terus dilakukan melalui pemenuhan asupan yang dibutuhkan selama kehamilan.
“Pemenuhan asupan suplemen selama masa kehamilan menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang janin,” katanya.
Di sisi lain, TP PKK Pinrang juga memanfaatkan Pameran UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan daerah. Produk yang dibawa dalam pameran tersebut diharapkan dapat dikenal lebih luas dan membuka peluang pasar bagi pelaku usaha lokal.
Sri Widiati mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Semakin luas jangkauan pemasaran produk, semakin besar pula peluang pelaku usaha meningkatkan pendapatannya.
“Semakin luas produk UMKM kita dikenal, maka semakin besar pula peluang pasar yang terbuka,” ujarnya.
Ia berharap momentum HKG PKK 2026 dapat menjadi ruang bagi TP PKK kabupaten/kota untuk memperkuat kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan. Bagi Pinrang, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan memperkenalkan potensi UMKM dan capaian program kesehatan ibu hamil di daerah.
Keikutsertaan TP PKK Pinrang dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan usaha dan peningkatan kesehatan keluarga. Dua sektor tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.












