Pemerintahan

Pemkab Pinrang Siapkan Penanganan Jelang Musim Hujan di Muara Jampue

×

Pemkab Pinrang Siapkan Penanganan Jelang Musim Hujan di Muara Jampue

Sebarkan artikel ini

PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang memantau kondisi Muara Jampue 2 dan Jampue 3 yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mengantisipasi genangan saat memasuki musim penghujan.

Monitoring dilakukan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Kabupaten Pinrang di kawasan muara sungai Lingkungan Jampue dan Dusun Wae Tuoe, Kecamatan Lanrisang, Rabu (26/8/2026). Kondisi kedua muara tersebut menjadi perhatian karena sedimentasi menyebabkan penyempitan dan menghambat aliran air menuju muara.

Kepala Dinas SDABK Pinrang Bachrumsyah mengatakan penanganan sedimentasi perlu dilakukan sebelum curah hujan meningkat. Menurutnya, kelancaran aliran dari saluran pembuang menuju muara penting untuk mengurangi potensi penyumbatan dan genangan.

“Ini menjadi perhatian kita agar sebelum musim penghujan tiba, kondisi muara dapat ditangani sehingga aliran air dari saluran pembuang menuju muara tidak tersendat,” ungkap Bachrumsyah.

Bachrum menjelaskan pendangkalan muara dapat berdampak pada sejumlah wilayah di sekitarnya jika tidak segera ditangani. Areal pertanian, tambak masyarakat hingga sejumlah ruas jalan menjadi titik yang berpotensi terdampak ketika aliran air tidak berjalan optimal.

Karena itu, hasil monitoring tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan yang diperlukan. Pemerintah daerah ingin memastikan saluran pembuang dan sistem drainase mampu berfungsi maksimal ketika musim penghujan berlangsung.

Penanganan lebih awal diharapkan membuat air hujan dapat mengalir dengan baik hingga ke muara. Dengan begitu, risiko genangan yang dapat mengganggu aktivitas warga, merusak tanaman dan tambak serta menghambat akses transportasi dapat ditekan.

Pemkab Pinrang melalui perangkat daerah terkait juga akan terus memantau titik-titik yang berpotensi menimbulkan persoalan saat musim hujan. Upaya tersebut dilakukan untuk mendukung sistem pengairan yang lebih baik sekaligus memberikan perlindungan bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah rawan genangan.

Baca juga :  Wali Kota Hadiri Manasik Haji bagi 126 CJH Parepare

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *