Pemerintahan

Bantu Petani Hadapi Kemarau, Pinrang Salurkan Pompa ke 12 Kecamatan

×

Bantu Petani Hadapi Kemarau, Pinrang Salurkan Pompa ke 12 Kecamatan

Sebarkan artikel ini

PINRANG — Pemerintah Kabupaten Pinrang memperkuat program pompanisasi untuk memastikan lahan pertanian tetap mendapat pasokan air selama musim kemarau. Langkah tersebut terutama menyasar lahan petani yang berada di luar jangkauan jaringan irigasi teknis.

Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos mengatakan pompanisasi menjadi salah satu upaya pemerintah membantu petani mempertahankan pertanaman di tengah keterbatasan air. Hal itu disampaikan saat meninjau pelaksanaan pompanisasi di Desa Massewae, Kecamatan Duampanua, Rabu (19/8).

“Upaya maksimal kami adalah memperkuat pompanisasi untuk wilayah yang tidak mendapatkan air melalui irigasi teknis. Ini sudah dilakukan dalam beberapa bulan terakhir sebagai bentuk perhatian Pemerintah kepada petani,” ujar Bupati Irwan.

Menurut Irwan, ketersediaan air menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan aktivitas pertanian selama kemarau. Dengan adanya pompanisasi, lahan yang sebelumnya berisiko kekurangan air diharapkan tetap bisa ditanami dan dipelihara hingga masa panen.

Ia menilai keberlanjutan pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga menyangkut mata pencaharian masyarakat. Karena itu, pemerintah terus mengupayakan langkah teknis untuk mengurangi dampak kemarau terhadap petani.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang A. Sinapati Rudy mengatakan dukungan pompanisasi telah diberikan di 12 kecamatan. Program tersebut diprioritaskan bagi wilayah yang berada di luar jaringan irigasi pompa yang sebelumnya telah tersedia.

Bantuan pompa tersebut berasal dari Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Keberadaan pompa diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif agar tanaman tetap terpelihara selama musim kemarau.

Sinapati Rudy mengatakan pompanisasi tidak hanya ditujukan sebagai solusi menghadapi kekurangan air saat ini. Program tersebut juga diarahkan untuk menjaga produktivitas pertanian dan ketersediaan pangan di Kabupaten Pinrang.

Baca juga :  Cuti Bersama, Pemkot Ingatkan Pelayanan Publik Tetap Siaga

Dengan tambahan sumber air, petani diharapkan dapat mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan sekaligus mempertahankan pendapatan dari sektor pertanian. Pemkab Pinrang juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan dukungan pompanisasi dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Irwan didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang Awaluddin Maramat, Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Bachrumsyah, Kepala Bapperida H.A. Fahruddin Renreng, tim teknis Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Camat Duampanua A. Satriadin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *