PINRANG, 8 September 2025 — Puskesmas Teppo, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, mengambil langkah inovatif dengan membentuk Bank Sampah dan unit komposter sebagai bagian dari upaya penguatan program kesehatan lingkungan, Senin (8/9). Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah, meningkatkan kebersihan lingkungan, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berkelanjutan.
Program ini melibatkan tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat sekitar dalam proses pengumpulan, pemilahan, hingga pengolahan sampah organik melalui komposter. Sampah non-organik yang terkumpul akan dikelola dalam Bank Sampah untuk kemudian ditukar dengan nilai ekonomi, sementara sampah organik diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman dan program penghijauan.
Kepala Puskesmas Teppo, drg. Jacub Tama, menyampaikan bahwa pembentukan Bank Sampah dan komposter adalah wujud komitmen Puskesmas Teppo dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berwawasan lingkungan.
“Kesehatan masyarakat sangat berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Dengan adanya Bank Sampah dan komposter ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan sampah yang baik akan berdampak langsung pada kualitas hidup. Ini langkah kecil, tetapi bernilai besar untuk kesehatan bersama,” ujar drg. Jacub Tama.
Ia menambahkan bahwa program ini akan dijalankan secara berkelanjutan dengan melibatkan banyak pihak, termasuk pemerintah kelurahan, sekolah, dan komunitas lokal, sehingga gerakan hidup bersih dapat terbentuk secara menyeluruh.












