PINRANG— SMNA 2 Pinrang mencatat sejarah baru sebagai salah satu sekolah pertama di luar Pulau Jawa yang sukses menerapkan ujian digital 100 persen berbasis aplikasi SIM IGI. Dalam pelaksanaannya, sekolah ini menggunakan fitur terbaru QR Scanner Exambro yang dikembangkan Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI).
Berjarak sekitar 200 kilometer dari Makassar, SMAN 2 Pinrang membuktikan sekolah di daerah juga mampu menjadi pelopor transformasi digital pendidikan nasional.
Melalui sistem tersebut, saat ujian berlangsung aplikasi secara otomatis mengunci akses ke tab lain, aplikasi percakapan, hingga seluruh aplikasi lain di ponsel siswa. Kondisi itu membuat pelaksanaan ujian berjalan lebih tertib, fokus, dan minim potensi kecurangan.
Kepala SMAN 2 Pinrang, Abdul Wahid Nara, mengaku puas dengan hasil penerapan sistem ujian digital tersebut. Menurutnya, penggunaan QR Scanner Exambro membuat proses ujian menjadi lebih aman dan akuntabel.
“Guru lebih nyaman. Siswa tidak bisa utak-atik HP untuk cari jawaban. Nilai yang keluar benar-benar mencerminkan kemampuan anak. Ini ujian yang akuntabel,” ujar Wahid yang juga dikenal sebagai Kepsek Inovatif Sulsel 2024.
Sementara itu, Wakasek Kurikulum SMAN 2 Pinrang, Drs. Muh. Adam, M.Si mengatakan pada hari pertama memang sempat terjadi kendala adaptasi. Namun, masalah tersebut cepat teratasi setelah dilakukan sosialisasi kepada siswa.
“Terima kasih kepada Pengurus Pusat IGI. Aplikasi ini sangat membantu memperlancar ujian kami. Sekarang guru tinggal fokus pada soal, bukan lagi mengawasi HP siswa,” katanya.
Ketua Bidang IT Pengurus Pusat IGI sekaligus penggagas fitur QR Scanner Exambro, Amin Muamar atau yang akrab disapa Mr. Mung, menjelaskan fitur tersebut dibuat untuk menjaga integritas ujian digital.
“Kami tidak mau teknologi justru menjadi celah untuk curang. QR Scanner Exambro dirancang agar guru tidak perlu lagi terus mengingatkan siswa untuk tidak membuka aplikasi lain. Sistem yang bekerja mengunci akses itu,” jelasnya.
Ia menambahkan, fitur tersebut tergolong ringan dan kompatibel dengan berbagai platform ujian online seperti Google Form, Microsoft 365, CBT sekolah, hingga sistem ujian digital lainnya.
“Tujuannya satu, mengembalikan marwah ujian kepada kemampuan siswa, bukan kepada HP-nya,” tambah Mr. Mung.
Pada rilisan terbaru SIM IGI 2026, aplikasi ini juga menghadirkan tampilan beranda yang lebih modern, akses cepat kalender agenda IGI, serta fitur “Inspirasi Harian Khusus Guru” yang mengirim notifikasi penyemangat dan kutipan motivasi sesuai mata pelajaran setiap pukul 06.00 pagi.
Selain itu, tampilan iklan di aplikasi juga dibuat lebih ringan guna menjaga kestabilan server dan keberlanjutan program IGI.
Aplikasi SIM IGI saat ini tersedia gratis di Google Play Store dengan kata kunci pencarian “SIM IGI”.
Keberhasilan SMAN 2 Pinrang menerapkan sistem ini disebut akan menjadi model nasional. Pengurus Pusat IGI menargetkan ribuan sekolah di Indonesia mulai menggunakan QR Scanner Exambro sebelum pelaksanaan Ujian Sekolah 2027.












