ENREKANG — Bupati Enrekang H. Muh. Yusuf Ritangnga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan, lahan, hingga rumah hunian selama musim kemarau.
Yusuf meminta warga menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membuang puntung rokok sembarangan. Terlebih, kondisi kawasan hutan, gunung, lahan kering, dan rerumputan saat ini mudah terbakar.
“Sudah ada beberapa kawasan hutan dan gunung yang terbakar, jadi saya mohon tolong kita semua harus benar-benar peduli terhadap hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran,” kata Yusuf, Sabtu (1/8/2026).
Dia juga secara khusus mengingatkan anak muda yang kerap berkumpul atau nongkrong agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.
Menurut Yusuf, kondisi kemarau membuat kawasan semakin kering sehingga api kecil berpotensi cepat membesar dan meluas. Karena itu, pencegahan harus dimulai dari kepedulian masyarakat.
Selain kebakaran, Yusuf meminta warga menghemat penggunaan air. Menurunnya curah hujan menyebabkan debit air di sejumlah sumber ikut melemah.
“Mari kita gunakan air secukupnya. Debit air saat musim kemarau semakin lemah, sehingga kita harus bersama-sama menjaga ketersediaan air,” ujarnya.
Yusuf juga meminta masyarakat memperhatikan keamanan rumah, khususnya penggunaan peralatan listrik, kompor, dan sumber api lainnya.
Dia menegaskan pencegahan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan langkah antisipasi, namun peran masyarakat tetap dibutuhkan untuk menekan risiko kebakaran dan dampak musim kemarau.












