Pemerintahan

OJT dan Monev Kampung Bebas Jentik di Kelurahan Benteng Berjalan Sukses, Pinrang Jadi Percontohan Nasional

×

OJT dan Monev Kampung Bebas Jentik di Kelurahan Benteng Berjalan Sukses, Pinrang Jadi Percontohan Nasional

Sebarkan artikel ini

Pinrang, – Kegiatan On the Job Training (OJT) dan Monitoring serta Evaluasi (Monev) Program Kampung Bebas Jentik yang melibatkan tim dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan US CDC (United States Centers for Disease Control and Prevention) berlangsung dengan lancar di Kelurahan Benteng, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang, Kamis (18/6).

Program Kampung Bebas Jentik merupakan salah satu inovasi dalam upaya pengendalian penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD), melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan perilaku hidup bersih serta pemberantasan sarang nyamuk secara berkelanjutan.

Kabupaten Pinrang menjadi salah satu dari hanya dua kabupaten di Indonesia yang menjadi lokasi pelaksanaan Program Kampung Bebas Jentik, bersama Kabupaten Ciamis. Kepercayaan tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan OJT dan monitoring ini bertujuan untuk menilai implementasi program di lapangan, sekaligus memperkuat kapasitas para pelaksana agar program dapat berjalan secara efektif, berkesinambungan, dan menjadi model yang dapat direplikasi di daerah lain.

Kepala Puskesmas Teppo, drg. Jacub Tama, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kegiatan OJT dan Monitoring Evaluasi Program Kampung Bebas Jentik dari Kementerian Kesehatan RI bersama US CDC dapat berlangsung dengan lancar. Kami bersyukur Kabupaten Pinrang, khususnya Kelurahan Benteng, Kecamatan Patampanua, dipercaya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program ini. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, Puskesmas Teppo, kader kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat. Semoga sinergi ini terus terjaga sehingga upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan dapat semakin optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar drg. Jacub Tama.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada sektor kesehatan, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta memberantas tempat berkembang biaknya nyamuk.

Baca juga :  Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

Puskesmas Teppo menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pinrang, Pemerintah Kecamatan Patampanua, Pemerintah Kelurahan Benteng, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *