Enrekang– Dalam rangka memastikan kesiapan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa bantuan beras dan minyak goreng untuk alokasi Oktober dan November 2025, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Enrekang, drg. Sri Siswaty Zainal, bersama Sekretaris Dinas Sosial Enrekang, Dulman, melakukan pengecekan langsung di gudang Perum Bulog Cabang Pinrang, Selasa (11/11/2025).
Rombongan dari Pemkab Enrekang diterima oleh Pimpinan Cabang Bulog Sidrap, Ivan Faisal, beserta jajarannya. Kunjungan tersebut difokuskan pada pemeriksaan kualitas dan kuantitas beras medium serta minyak goreng yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Pengecekan dilakukan secara detail, mulai dari penimbangan beras, pengukuran kadar air, hingga penilaian kualitas fisik butir beras. Hal serupa juga diterapkan pada minyak goreng kemasan merek Minyak Kita untuk memastikan standar keamanan dan mutu sebelum pendistribusian.
Menurut drg. Sri Siswaty Zainal, pemeriksaan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjamin bantuan pangan yang diterima masyarakat berada dalam kondisi layak konsumsi.
“Setiap beras dan minyak goreng harus memenuhi standar kualitas sebelum disalurkan. Ini penting agar bantuan yang diterima masyarakat benar-benar aman, berkualitas, dan sesuai timbangan,” ujar mantan Direktur RS Puang Sabbe tersebut.
Sebanyak 21.365 penerima manfaat dari desil 1 hingga 4 tercatat akan menerima bantuan CPP di Kabupaten Enrekang. Setiap penerima akan memperoleh 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan.
Secara total, Pemkab Enrekang akan menyalurkan 427,3 ton beras medium dan 85.460 liter minyak goreng kepada masyarakat.
Ivan Faisal memastikan bahwa seluruh bahan pangan yang disiapkan Bulog telah memenuhi standar mutu.
“Beras bantuan ini merupakan beras medium. Setelah dicek oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial, semuanya sesuai standar. Untuk timbangan, rata-rata beras bahkan berada di atas 10 kg. Minyak goreng juga menggunakan takaran 1 kg dan 1 liter,” jelasnya.
Ivan menambahkan bahwa beras yang disediakan Bulog mengacu pada standar Cadangan Beras Pemerintah (CBP), antara lain:
- Butir patah (broken) maksimal 25%
- Kadar air maksimal 14%
- Derajat sosoh minimal 95%
- Butir menir maksimal 2%
Dengan telah dipastikannya kualitas dan kuantitas oleh Bulog serta Dinas terkait, masyarakat penerima manfaat di Kabupaten Enrekang diimbau bersiap menerima bantuan pangan pemerintah dalam waktu dekat.












