Pemerintahan

Bunda Literasi Pinrang: Lomba Bertutur Wadah Bangun Karakter dan Kreativitas Anak

×

Bunda Literasi Pinrang: Lomba Bertutur Wadah Bangun Karakter dan Kreativitas Anak

Sebarkan artikel ini

PINRANG – Upaya menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui berbagai program yang menyasar generasi muda. Salah satunya melalui kegiatan Lomba Bertutur yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pinrang dan dibuka langsung oleh Bunda Literasi Kabupaten Pinrang, Sri Widiati A. Irwan, Rabu (20/5).

Dalam sambutannya, Sri Widiati menegaskan bahwa lomba bertutur tidak hanya menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan dan karakter anak sejak dini.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk melatih keberanian tampil di depan umum, mengasah kreativitas, serta memperkuat kecintaan terhadap budaya dan literasi.

“Melalui cerita dan bertutur, anak-anak belajar menyampaikan pesan kebaikan, memahami nilai kehidupan, menghargai budaya daerah, dan membangun karakter positif dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Sri Widiati.

Ia menjelaskan, kemampuan bertutur memiliki banyak manfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak, mulai dari meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, hingga melatih pola pikir yang lebih kritis dan kreatif.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Sri Widiati mengingatkan agar budaya membaca dan bertutur tetap dipertahankan. Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat budaya literasi, bukan sebaliknya.

Karena itu, dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya minat baca dan budaya literasi di kalangan generasi muda.

Pada kesempatan tersebut, Sri Widiati juga menyampaikan apresiasi kepada para guru, orang tua, dan seluruh pihak yang selama ini berperan aktif mendampingi anak-anak serta membiasakan budaya membaca di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Menurutnya, sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, etika, serta kecintaan terhadap budaya daerah.

Baca juga :  Pemkab Pinrang Siapkan Rp 26 M Bayar THR ASN

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda Kabupaten Pinrang yang gemar membaca, terampil berkomunikasi, berani tampil di depan umum, serta mampu menjadi pelopor literasi di lingkungan masing-masing.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih cerdas, berbudaya, dan memiliki daya saing dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *