Pinrang – Momentum bersejarah bagi Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Kantor Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan terwujud dalam kegiatan penyerahan SK Perizinan LAZNAS yang digelar pada hari ini (15/11).
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri berbagai pihak yang mendukung gerakan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ustadz Zulkarnain, perwakilan direksi BMI. Dalam pidatonya, beliau mengenang awal mula lahirnya Gerakan Infaq Beras yang digagas oleh Paskas Pinrang pada pertengahan tahun 2018.
Setahun kemudian, Baitulmaal Munzalan diakui sebagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ) oleh BAZNAS Kabupaten Pinrang, membuka jalan bagi kiprah lebih luas dalam melayani masyarakat.Kepala Kantor Pemberdayaan BMI Provinsi Sulsel, Naharuddin, dalam sambutannya menyampaikan optimisme dan kesiapan dirinya memimpin kantor perwakilan tersebut.
Ia berharap kehadiran LAZ BMI dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah secara amanah dan tepat sasaran.Puncak acara ditandai dengan penyerahan SK Perizinan LAZ BMI oleh Kepala Bidang PENAISZAWA Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel.
Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BMI.
“Dengan pengelolaan yang profesional, LAZ BMI siap menjadi mitra strategis dalam mendukung kesejahteraan umat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah tokoh penting, termasuk perwakilan Kemenag dan Baznas Pinrang, Camat Sawitto, Lurah Maccorawalie, Babinkamtibmas dan Babinsa Maccorawalie, serta perwakilan kepala desa dan para donatur.
Sebagai bagian dari acara, diputar video unggulan program Gerakan Infaq Beras, yang semakin menginspirasi para hadirin.Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sembako kepada Mustahik Produktif Center (MPC) yang dikelola oleh BMI Kabupaten Pinrang, serta pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan anak muallaf yang menjadi santri di pondok pesantren mitra BMI.












