Arusinfo.id, Parepare — Pemerintah Kota Parepare menindaklanjuti MoU yang sudah terbangun dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk memberikan jaminan keamanan pangan yang halal dikonsumsi oleh masyarakat.
Tindaklanjut kerja sama ini diperkuat dengan Sosialisasi Penerapan Sistem Jaminan Halal Pada Industri Pengolahan Pangan Asal Hewani Kota Parepare, yang berlangsung di Bappeda Parepare, Jumat, 10 Maret 2023.
Kegiatan dihadiri Dosen Fakultas Peternakan Unhas, Dr Nahariah, dan Sekretaris Satgas Halal Kemenag Sulsel, Muh Nur, yang sekaligus menjadi narasumber.
Turut hadir Sekretaris Dinas Pertanian Kelautan dan Perikanan (PKP) Parepare, drh Nurdin yang menjadi narasumber tentang kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) atau Tempat Pemotongan Unggas (TPU) menuju penerapan sistem jaminan halal di Parepare.
Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun yang mewakili Plt Kepala Bappeda Parepare, Eko W Ariyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut MoU tentang produk halal antara Pemkot Parepare dengan Unhas.
“Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kota Parepare bersama Unhas siap memberikan jaminan keamanan pangan yang halal dikonsumsi oleh masyarakat,” kata Zulkarnaen.
Zulkarnaen mengungkapkan, sesuai konsep Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe, di area Masjid Terapung BJ Habibie akan dijadikan Kawasan Kuliner Halal Religius. Dan untuk saat ini, Parepare sudah memiliki kawasan kuliner halal percontohan yakni di Pare Beach City, Pantai Senggol.
Gayung bersambut. Kepala Pusat Pemeriksa Halal LP2M Unhas, Nahariah menyatakan Unhas siap mengawal dan mendampingi Parepare menghadirkan produk pangan aman dan halal.
“Dalam penerapan sistem jaminan halal pada industri pengolahan pangan asal hewani ini hulunya adalah peternakan. Karena itu, Unhas akan mengawal dan menemani,” tegas Nahariah.












