Pinrang—Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Pinrang menyatakan dukungannya terhadap program Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit Tahun 2025 yang saat ini telah dibuka untuk pendaftaran. Program beasiswa ini merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pelaku di sektor kelapa sawit, khususnya yang berasal dari berbagai latar belakang terkait.
Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Pinrang, drh. Hj. Elvi Martina, mendorong masyarakat Pinrang yang memenuhi syarat untuk segera memanfaatkan peluang beasiswa ini.
“Kami sangat mendukung program Beasiswa SDM Sawit 2025 ini. Ini merupakan langkah konkret dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul di sektor perkebunan kelapa sawit. Kami berharap para pekebun, karyawan, hingga penyuluh dari Pinrang bisa berpartisipasi aktif,” ujarnya.
Beasiswa SDM Sawit Tahun 2025 terbuka melalui 7 jalur pendaftaran, yaitu:
- Pekebun dan Keluarga Pekebun Kelapa Sawit;
- Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit;
- Keluarga dari Karyawan/Pekerja pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit;
- Pengurus Kelembagaan Pekebun pada Usaha Perkebunan Kelapa Sawit;
- Pengurus Asosiasi Pekebun Kelapa Sawit;
- Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di bidang perkelapasawitan;
- Penyuluh yang bekerja di wilayah Perkebunan Kelapa Sawit.
Beasiswa ini tidak hanya mencakup biaya pendidikan, tetapi juga memberikan dukungan biaya hidup dan fasilitas lainnya selama masa studi.
Disnakbun Pinrang mengimbau agar seluruh pemangku kepentingan di sektor perkebunan, termasuk organisasi petani dan kelembagaan pekebun, aktif menyebarluaskan informasi ini ke lapisan masyarakat. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan teknis pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi BPDPKS atau menghubungi langsung kantor Disnakbun Pinrang.
“Dengan peningkatan kualitas SDM, kita tidak hanya meningkatkan produksi, tapi juga daya saing dan keberlanjutan industri kelapa sawit di daerah,” tutup Elvi.
Kepala Bidang Pengembangan Perkebunan, Ir. Jabbar Ali As’ad, ST., M.Si., menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM untuk mendukung pengelolaan kelapa sawit berkelanjutan.
“Kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat Pinrang yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam sektor sawit mengetahui dan bisa mendaftar. Kami juga siap memfasilitasi informasi dan pendampingan teknis bagi calon pendaftar,” terang Jabbar.












