Pinrang – Kerukunan Mahasiswa Pinrang Universitas Negeri Makassar (KMP UNM) sukses menggelar malam puncak kegiatan Abdi Bina Desa (ABD) di Desa Waetuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang. Dalam acara yang berlangsung pada Rabu (7/8/2024) ini, anak-anak Desa Waetuoe tampil memukau dengan beragam pertunjukan seni, menampilkan kreativitas dan bakat mereka di hadapan para warga dan tamu undangan.
Kegiatan ABD tahun ini mengusung tema “Menapaki Tanah Waetuoe, Berkreasi Mewujudkan Cita.” Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Waetuoe, Kepala Dusun Waetuoe, serta masyarakat setempat yang antusias menyaksikan penampilan anak-anak desa mereka.
Sekretaris Desa Waetuoe, Muhammad Saihu, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada KMP UNM atas penyelenggaraan kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa di antara banyak kelompok mahasiswa yang pernah berkegiatan di Desa Waetuoe, hanya KMP UNM yang menunjukkan dedikasi dan antusiasme yang begitu tinggi.
“Kami sangat mengapresiasi KMP UNM, khususnya atas inisiatif mereka menjadikan Waetuoe sebagai desa wisata. Hal ini mendorong kami untuk lebih terbuka dan bersemangat dalam mengembangkan potensi wisata di desa ini,” ujar Muhammad Saihu.
Dewan Pembina KMP UNM, Abdul Wahid Nara, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap kemajuan yang telah dicapai KMP UNM, terutama dalam membantu anak-anak desa menjadi lebih aktif dan percaya diri untuk tampil di depan umum.
“Dengan adanya penampilan tarian yang memadukan rasa dan suara, anak-anak desa menjadi lebih kreatif. Pendidikan harus dijunjung tinggi, kita harus mencegah putus sekolah, dan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Pinrang,” tuturnya.
Abdul Wahid Nara berharap bahwa melalui kegiatan seperti ini, Desa Waetuoe dapat kembali hidup dan berkembang, karena pada saat ini, semua desa ingin tampil dan eksis.
“Saya berharap ini menjadi awal dari langkah-langkah berikutnya untuk menggali dan mengembangkan potensi Desa Waetuoe”, bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Waetuoe, Imina, mengungkapkan kegembiraannya atas kegiatan ABD tersebut.
“ini adalah pertama kalinya ada acara seperti ini yang membuat masyarakat desa merasa sangat senang”, Ungkapnya.












