PINRANG— Pemerintah Kabupaten Pinrang mulai mematangkan konsep Posyandu Era Baru yang nantinya tidak hanya melayani urusan kesehatan. Posyandu tersebut akan dikembangkan menjadi wadah pelayanan masyarakat dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah.
Wakil Bupati Pinrang Sudirman Bungi, S.IP., M.Si. mengatakan, proses pembentukan Posyandu Era Baru kini telah masuk pada tahap penataan kelembagaan. Hal tersebut disampaikan Sudirman saat memimpin rapat koordinasi di Ruang Pola Kantor Bupati Pinrang, Rabu (1/7).
Menurut Sudirman, perubahan konsep tersebut dilakukan agar keberadaan Posyandu dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pelayanan nantinya tidak berhenti pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup kebutuhan warga dari berbagai sektor.
“Posyandu Era Baru diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor,” ujar Sudirman.
Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai perangkat daerah memungkinkan program pemerintah disampaikan langsung kepada masyarakat melalui Posyandu. Warga juga diharapkan lebih mudah memperoleh informasi maupun layanan yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari.
Sudirman meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat membangun koordinasi sejak proses pembentukan kelembagaan. Berbagai masukan dan kendala yang ditemukan di lapangan, kata dia, perlu dibahas bersama agar konsep Posyandu Era Baru dapat diterapkan secara efektif.
“Kita ingin Posyandu Era Baru benar-benar hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” katanya.
Ia menyebut keberadaan Posyandu Era Baru nantinya dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat pelayanan pemerintah hingga tingkat desa dan kelurahan. Program yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan keluarga, perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat dapat dikolaborasikan melalui wadah tersebut.
Sudirman menegaskan ukuran keberhasilan program bukan sekadar terbentuknya struktur kelembagaan. Posyandu Era Baru harus mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai pelayanan pemerintah.
Pemkab Pinrang berharap konsep tersebut dapat membuat pelayanan publik lebih dekat dengan masyarakat. Dengan pelayanan yang terintegrasi, kebutuhan warga diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat, mudah dan merata.












