Pinrang, 14 Oktober 2024 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan mengadakan acara Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada 2024 di Aula Kantor Bupati Pinrang.
Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat (PJ) Bupati Pinrang, PJ Walikota Parepare, PJ Bupati Sidrap, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pinrang, seperti Kapolres, Kajari, Dandim 721 Makkasau, Ketua DPRD Pinrang, Kepala Kesbangpol, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang.
Dalam sambutannya, PJ Bupati Pinrang menyampaikan apresiasinya terhadap Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan yang memilih Pinrang sebagai tempat pelaksanaan sosialisasi.
“Kegiatan ini penting untuk menjaga netralitas ASN sesuai asas yang berlaku. Setiap ASN tidak boleh berpihak atau memihak, dan harus bebas dari pengaruh kepentingan kelompok maupun pribadi. Netralitas ASN adalah kunci kesuksesan Pilkada yang akan datang,” tegasnya.
Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Mardiana Rusli, menjelaskan bahwa acara ini diikuti oleh 172 peserta dari tiga kabupaten, yaitu Pinrang, Sidrap, dan Parepare. Ia juga menyoroti bahwa berdasarkan data nasional, Sulawesi Selatan menduduki peringkat tertinggi dalam hal kerawanan Pilkada di Indonesia, dengan pelanggaran netralitas ASN sebagai masalah terbesar.
“Pada Pilkada sebelumnya, Pinrang mencatat jumlah pelanggaran netralitas ASN tertinggi di Sulawesi Selatan,” ungkap Mardiana.
Hadir juga dalam acara ini, beberapa tokoh penting, seperti Dr. Abd. Malik, H. Saiful Jihad, dan Alamsyah. Ketua Bawaslu berharap melalui sosialisasi ini, ASN di tiga kabupaten tersebut dapat meningkatkan komitmennya untuk menjaga netralitas dalam Pilkada 2024.
“Semoga hari ini menjadi tonggak komitmen kita bersama untuk mengurangi angka pelanggaran netralitas ASN,” tutupnya.












