Pemerintahan

Sri Widiati Ajak Warga Pinrang Lawan Mager dengan Rutin Beraktivitas Fisik

×

Sri Widiati Ajak Warga Pinrang Lawan Mager dengan Rutin Beraktivitas Fisik

Sebarkan artikel ini

PINRANG — Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Pinrang Sri Widiati A. Irwan mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki dan berolahraga secara rutin dapat membantu menjaga kebugaran sekaligus menekan risiko berbagai penyakit.

Ajakan tersebut disampaikan Sri Widiati saat mengikuti kegiatan Anti Malas Gerak (Mager) yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan HUT Dekranas di Kota Makassar, Sabtu (11/7). Kegiatan itu dimanfaatkan sebagai sarana mengampanyekan pentingnya pola hidup aktif kepada masyarakat.

Sri Widiati mengatakan gerakan Anti Mager tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga membawa pesan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik. Ia menilai pola hidup masyarakat yang semakin minim aktivitas perlu diimbangi dengan kebiasaan bergerak secara rutin.

“Pesan utama dari kegiatan ini adalah mengajak masyarakat agar tidak membiasakan diri dengan pola hidup yang pasif. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan, meningkatkan kebugaran, sekaligus mencegah berbagai penyakit,” kata Sri Widiati.

Menurutnya, membangun kebiasaan hidup sehat perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Keluarga menjadi tempat pertama untuk mengenalkan kebiasaan aktif kepada anak dan anggota keluarga lainnya.

Karena itu, Sri Widiati menilai peran ibu sebagai penggerak keluarga sangat penting dalam membangun pola hidup sehat sejak dini. Kebiasaan berolahraga dan aktif bergerak diharapkan tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu, tetapi menjadi bagian dari rutinitas keluarga.

Ia menambahkan, TP PKK Kabupaten Pinrang akan terus mendorong kampanye pola hidup sehat sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat, produktif, dan berkualitas. Menurutnya, masyarakat yang sehat akan memiliki produktivitas lebih baik dan kualitas hidup yang meningkat.

Baca juga :  Pemerintah Kota Parepare Gelar Peringatan Isra Mikraj di Masjid Agung

“Dengan masyarakat yang sehat, produktivitas akan meningkat, biaya pengobatan dapat ditekan, dan kualitas hidup masyarakat pun akan semakin baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *