Pemerintahan

UNICEF, Jenewa Madani, dan Dinkes Pinrang Perkuat Posyandu untuk Tekan Stunting

×

UNICEF, Jenewa Madani, dan Dinkes Pinrang Perkuat Posyandu untuk Tekan Stunting

Sebarkan artikel ini

Pinrang—UNICEF bersama Yayasan Jenewa Madani Indonesia berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang dalam kegiatan “Orientasi Berjenjang Gizi Ibu dan Anak serta Penguatan Posyandu dalam Pencegahan Stunting” di Hotel MS, Kamis (7/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh TP-PKK Kabupaten Pinrang, tenaga promosi kesehatan, koordinator bidan, serta penanggung jawab dari 18 puskesmas.

Dengan mengusung pendekatan Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP), orientasi bertujuan meningkatkan kapasitas petugas kesehatan dalam layanan gizi ibu dan anak, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat. Tiga pesan kunci pencegahan stunting yang ditekankan, yakni:

  1. Gizi dan kesehatan ibu hamil serta menyusui,
  2. Pemberian MP-ASI optimal,
  3. Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak serta umpan balik di Posyandu.

Kepala Dinas Kesehatan Pinrang, Drg. Dyah Puspita Dewi, M.Kes, mengapresiasi dukungan lintas sektor. Ia menegaskan, orientasi ini merupakan langkah strategis untuk menekan angka stunting di Pinrang yang masih berada di 22,2% (SSGI 2024).

Turut mendampingi Kadis Kesehatan, Kabid Kesmas Hj. Irma Nurningsi, S.ST, M.Kes, serta Tim Promkes Hj. Kasmawati, SKM, M.Kes. Fasilitator dari Jenewa Madani, yakni Hj. Rahma Muis, SKM, M.KesNurhayati N, S.ST, M.Keb, dan Muhammad Rusdi, SKM, membawakan sesi materi dan praktik.

Peserta dibekali keterampilan praktik seperti demo porsi MP-ASI, teknik konseling, serta diskusi kelompok. Menurut Noor Anni, S.Gz, Program Officer Jenewa Madani Indonesia, pendekatan berjenjang sangat penting untuk memastikan konsistensi pemahaman dan praktik layanan kesehatan dasar, terutama di lini terdepan Posyandu.

Melalui orientasi ini, peserta diharapkan menyusun rencana tindak lanjut di wilayah masing-masing, mencakup pemetaan sumber daya, mobilisasi masyarakat, hingga monitoring dan evaluasi layanan Posyandu secara berkelanjutan.

Baca juga :  Pihak John Candra Bantah Gelapkan Uang Yayasan Rp10 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *