Pinrang – Puskesmas Teppo Kabupaten Pinrang bersama Puskesmas Malimpung melaksanakan Lokakarya Mini Bulanan perdana sebagai langkah strategis dalam memperkuat koordinasi, evaluasi, dan sinergi penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kedua puskesmas, mengingat Puskesmas Malimpung merupakan hasil pemekaran dari Puskesmas Teppo sebagai puskesmas induk.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/1/2026) tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, para Kepala Bidang di lingkungan Dinas Kesehatan, serta Tim Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB). Kehadiran jajaran Dinas Kesehatan menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat puskesmas, khususnya pada masa penguatan kelembagaan pascapemekaran wilayah kerja.
Lokakarya Mini Bulanan merupakan forum manajemen puskesmas yang bertujuan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kesehatan, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, serta menyusun strategi tindak lanjut untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dalam forum tersebut, kedua puskesmas memaparkan capaian program, indikator kinerja, serta langkah-langkah inovatif yang akan dilaksanakan guna mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan.
Kepala Puskesmas Teppo, drg. Jacub Tama, menegaskan bahwa lokakarya mini perdana ini menjadi awal yang baik dalam membangun kolaborasi yang kuat antara Puskesmas Teppo dan Puskesmas Malimpung.
“Meskipun Puskesmas Malimpung kini telah berdiri sebagai unit pelayanan kesehatan yang mandiri, semangat kolaborasi dan koordinasi tetap menjadi fondasi utama. Lokakarya mini ini bukan hanya menjadi wadah evaluasi program, tetapi juga forum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujar drg. Jacub Tama.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang beserta seluruh jajaran, termasuk para Kepala Bidang dan Tim TPCB, yang secara aktif memberikan arahan, pembinaan, dan masukan konstruktif bagi peningkatan tata kelola pelayanan kesehatan.
“Kami optimistis, dengan pendampingan dari Dinas Kesehatan serta kerja sama seluruh tenaga kesehatan di kedua puskesmas, berbagai program prioritas dapat dilaksanakan secara optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.












