Pinrang, arusinfo.id— Berstatus sebagai anak tukang las tak membuat Nur Anugerah minder. Ia bahkan membuktikan diri sebagai siswi yang terpilih menjadi pembawa baki pengibaran bendera HUT ke-78 RI di tingkat Kabupaten Pinrang.
Ketua Purna Paskibraka (PPI) Kabupaten Pinrang, Fathul Akbar Syarif menyampaikan bahwa Nur Anugerah merupakan sosok siswi yang hebat. Bahkan dia yang berlatar belakang orang tua seorang tukang las berhasil membuktikan kualitas dirinya terpili sebagai pembawa baki pengibar bendera.
“Nur Anugerah terpilih menjadi pembawa baki pengibaran bendera HUT ke-78 RI di Kabupaten Pinrang. Dia membuktikan diri meskipun orang tuanya bekerja sebagai tukang las, tetapi dia tetap percaya diri dan mampu bersaing menjadi pembawa baki pengibaran bendera HUT ke-78 RI di Pinrang,” ungkap Fathul, Kamis (17/8/2023).
Sementara itu Nur Anugerah pun menuturkan kebanggannya sebagai siswa terpilih untuk pembawa baki pengibaran bendera. Bagi dia, keberhasilan melaksanakan tugas membawa baki hari ini merupakan momentum yang mendebarkan sekaligus menggembirakan.
“Syukur alhamdulillah, berkat doa orang tua serta latihan yang rutin saya menyelesaikan tugas mengantarkan bendera merah putih untuk dikibarkan tahu ini,” tuturnya.
Gadis kelahiran Pinrang 30 Mei 2008 ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua, guru, purna Paskibraka Pinrang serta pelatih yang setia memberikan arahan dan masukan. Sehingga bisa percaya diri dalam melaksanakan tugas.
“Terima kasih kepada seluruh tim pelatih dan pendamping dari purna Paskibraka sehingga tugas saya berjalan lancar,” kata dia.
Gadis cantik ini merupakan anak dari ayah bernama Nanda dan ibu bernama Rasmi. Tekad untuk menjadi pasukan paskibraka sudah dia cita-citakan sejak dahulu.
Buktinya, dia mengikuti organisasi sekolah khusu untuk Paskibraka. Berkat pengalaman di organisasi sekolah ini pula yang membuat akhirnya dia tak canggung saat terpilih menjadi bagian dari pasukan Paskibraka di tingkat kabupaten Pinrang.












