Pinrang—- Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sulawesi Selatan (Sulsel) Rusdi Masse (RMS) membuka peluang bagi non kader bisa mengendari NasDem di Pilkada Pinrang. Salah satu nama yang dia singgung yakni eks Sekda Sidrap Sudirman Bungi.
“Semua berpeluang (peluang Sudirman Bungi). Selama itu belum diputuskan, semua orang berpeluang,” kata RMS kepada wartawan Senin (8/4/2024).
RMS pun mengakui dirinya punya kedekatan dengan Sudirman Bungi. Selain pernah menjadi Sekda saat dia menjabat bupati di Sidrap, juga telah dianggap sebagai saudara.
“Di luar saudara kandung saya, dia lah orang yang paling dekat dengan saya,” kata RMS.
Dia juga mengakui Sudirman telah menemui dirinya dan menyampaikan keinginan maju bertarung di Pilkada Pinrang. Bahkan telah memasang gambar berupa spanduk dan baliho untuk mengenalkan diri ke masyarakat.
“Saya baru satu kali ketemu Dirman (Sudirman), itu saat acara buka puasa. Sebelumnya saya tidak pernah bicara. Dia bahasanya mau melapor bahwa dia lagi sosialisasi pasang gambar di Pinrang. Saya bilang tidak ada masalah itu. Cuman harus realistis. Saya kunci disitu. Tidak boleh nafsu, hanya mendengar dari kelompok A dan B untuk maju,” bebernya.
Ditanya terkait belum ada kandidat yang secara resmi diumumkan menjadi calon yang direstui DPW NasDem Sulsel sementara ada sosok ketua DPD NasDem Pinrang Irwan Hamid, dia mengaku punya sejumlah pertimbangan.
“Banyak pertimbangan,” singkatnya.
Dia menegaskan dia lebih dulu mengumumkan calon tunggal di daerah yang memang dinilai punya potensi kader yang siap dan konstelasinya tinggi seperti di Parepare. Dia pun memastikan belum mengunci nama termasuk Irwan Hamid sebagai calon bupati dari NasDem.
“Belum. Belum,” tegasnya.
Terpisah, Sudirman Bungi mengungkap keinginan maju di Pilkada Pinrang. Sudirman mengaku mendapatkan restu pribadi dari Rusdi Masse (RMS) berkontestasi.
“Sejauh ini saya dapat sinyal (maju di Pilkada Pinrang) secara pribadi Pak RMS dan Ibu Fatmawati,” kata Sudirman kepada wartawan, Jumat malam (5/4).
Dia menegaskan dukungan tersebut masih bersifat pribadi, belum secara partai NasDem. Alasannya untuk maju lewat partai juga ada mekanisme tersendiri.
“Belum secara partai. Karena partai ada mekanismenya untuk menentukan calon 01 atau 02 di Pilkada Pinrang,” terangnya.
Pria yang masih tercatat sebagai ASN di Kota Makassar ini, mengakui dia sedang bekerja untuk meningkatkan popularitasnya. Dia juga menargetkan elektabilitas naik hingga 15 persen agar ikhtiar maju bertarung di Pilkada Pinrang semakin besar.
“Saya dalam 3 bulan ini harus mengejar popularitas 95 persen, saya harus dikenal oleh semua orang artinya orang bilang saya orang Pinrang yang pernah bertugas di Sidrap sampai Sekda. Harus sampai pada titik itu mendengar berita bahwa ada figur alternatif yang akan berniat ikut dalam kontestasi pilkada pinrang nanya Sudirman,” tegasnya.
Meskipun hingga jabatan terakhir di Sidrap menjadi sekda, dia mengaku pada dasarnya berasal dari Pinrang. Keluarga besar dia ada di Kecamatan Mattiro Bulu.
“Saya asli orang Pinrang, lahir di Mattiro Bulu, saya tamat SD, SMP dan SMA di Pinrang. Dan masih punya keluarga besar di Pinrang,” tegasnya.












