Sidrap, arusinfo.id– Pemuda di Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Muhammad Muqtadir (16) diduga menjadi korban penganiayaan. Awalnya Muqtadir ditangkap usai berkelahi dengan seorang anak pejabat polisi di Polres Sidrap, kemudian kerabat anak pejabat datang yang seorang anggota Brimob datang memukuli Muqtadir di Polsek Maritengngae.
Dikutip dari detikSulsel, dugaan penganiayaan tersebut terjadi di dalam ruang tahanan Polsek Maritengngae, Sidrap, Sabtu (6/5) sekitar pukul 19.00 Wita. Menurut Muqtadir, dia dan empat rekannya awalnya ditahan setelah terlibat kesalahpahaman berujung penganiayaan terhadap Fuad, seorang anak perwira Polres Sidrap yang juga adik ipar dari oknum Brimob AA pada Jumat (5/5) malam.
Muqtadir mengatakan pamannya awalnya mengunjungi dan membawakannya makan malam di Polsek Maritengngae. Oknum Brimob AA tiba-tiba datang menerobos mencari Muqtadir dan rekan-rekannya.
Muqtadir menceritakan, saat pamannya membuka pintu sel untuk membawa makanan, AA itu lantas ikut masuk ke dalam sel.
“Itu Brimob baku bonceng dengan Kabag Sumda (ayah dari Fuad). Terus itu bersamaan masuk, terus dibukakan sama polisi. Tapi langsung itu om ku nakasi singgah dulu itu makanan, baru itu brimob langsung terobos pergi sama kita,” jelasnya.
AA yang tiba di depan besi sel tahanan kemudian mengabsen nama anak yang ada di dalam sel. Saat menyebut nama Muqtadir yang posisinya berada dekat dengan Brimob, dia lantas dipukul sebanyak dua kali.
“Mana takdir? Saya dekat karena sandar ka di besi. Saya pak. Langsung na anu ma (dipukul),” tuturnya.
“Baru mau balik, langsung dipukul,” sambungnya.
Orangtua Melaporkan Oknum Brimob ke Polda Sulsel
Masih mengutip detikSulsel, orang tua Muqtadir, Jufri lantas melaporkan perbuatan oknum brimob ke Propam Polda Sulsel. Jufri menyebut oknum brimob ini adalah ipar menantu dari Kabag Sumda Polres Sidrap AKBP S yang disebut turut membantu Brimob AA menerobos ke tahanan Polsek Maritengngae.
“Satu Minggu ditahan, baru tanggal 22 melapor SPKT, Propam Polda, sudahnya itu paminal datang menelepon ketemu di hotel Trimukti, dibawa semua itu anak-anak. Datang Paminal Polda,” ujar Jufri.
Polres Sidrap Tangani Laporan
Polres Sidrap angkat bicara terkait penanganan laporan oknum anggota Brimob yang diduga melakukan penganiayaan terhadap tahanan Polsek Maritengngae.
Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK mengatakan bahwa, orang tua korban telah melaporkan kejadian tersebut di Polda Sulsel. Dan selanjutnya kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Sidrap dalam hal ini Satreskrim Polres Sidrap.
“Sampai saat ini sudah ada 10 (sepuluh) orang yang diambil keterangannya. Mulai dari pelapor, korban, saksi-saksi dan termasuk terlapor itu sendiri”, Ujar Kapolres Sidrap. Senin (14/8/2023).
Kapolres Sidrap menambahkan, terkait kasus pemukulan yang viral akan segera dilaksanakan gelar perkara guna menentukan langkah yang akan diambil untuk penanganan kejadian tersebut diatas.
“Kita akan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya,” imbuhnya.












