Pemerintahan

Cegah Hoaks, Unibos Adakan Sekolah Kebangsaan di SMA 6 Makassar

×

Cegah Hoaks, Unibos Adakan Sekolah Kebangsaan di SMA 6 Makassar

Sebarkan artikel ini

Makassar – Universitas Bosowa (Unibos) bekerjasama dengan lembaga Tular Nalar melaksanakan program Sekolah Kebangsaan, Selasa (6/8). Sebanyak 100 orang peserta pelatihan yang berlangsung di Sekolah Menengah Atas (SMA) 6 Makassar.

Tular Nalar sendiri merupakan program pelatihan literasi digital. Tujuannya untuk membantu publik dalam mengidentifikasi hoaks melalui literasi media dan pemikiran kritis. Kegiatan ini terlaksana atas inisiasi dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) bersama Love Frankie dan Google.org.

“Tiap tahun, Tular Nalar memiliki fokus capaian yang berbeda. Saat ini, Tular Nalar 3.0, fokus utamanya menjangkau anak muda calon pemilih pemula, serta warga pra-lansia hingga lansia,” terang Ratnawati selaku PIC Sekolah Kebangsaan.

Dosen Prodi Budidaya Perairan ini mengaku kegiatan ini merupakan satu-satunya di Makassar. “SMA 6 Makassar dipilih karena telah jalin kerjasama dalam beberapa program dengan Unibos,” pungkasnya.

Fasilatator kegiatan sebagian besar berasal dari Dosen Prodi Budidaya Perairan dan mahasiswa Unibos. Sebanyak 10 fasilitator menjadi pendamping dalam kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga siang hari. Diantaranya, Erni Indrawati, Mardiana, Andi Tenri Fada, Fatimah Az Zahra, Muli Dea Pratiwi, Muliana Hasan, Andi Albab S., Melianti Tasik, M. Syukur Halim dan Rahima.

Para peserta dibagi ke dalam 10 kelompok kecil agar mudah menyampaikan materi. Mereka kemudian didampingi para fasilitator untuk mendapatkan materi. Selain itu, fasilitator juga bertugas memantik diskusi dengan peserta agar melek digital.

Kegiatan ini dinilai positif oleh pihak sekolah. Drs. H. Hasanuddin, M.Pd. menekankan pentingnya generasi sekarang melek digital. “Apalagi kegiatan ini menitikberatkan untuk pemilih pemula dalam ruang digital. Mereka juga diberi materi bagaimana mengenali berita hoaks dan kritis menanggapinya,” terang Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas ini.

Baca juga :  Bupati Pinrang Terima Penghargaan Pada Pembukaan Porseni PGRI Sulsel

“Saya rasa perlu disosialisasikan ke seluruh SMA agar pemilih pemula mengetahui tentang ruang digital. Literasi digitalnya jadi lebih bagus dan melek terhadap konten di media,” harap lelaki berkacamata ini.

Tular nalar tahun ini merupakan kegiatan yang ketiga selama pelaksanaannya. Kelas pelatihannya menjangkau masyarakat luas terutama yaitu pemilih pemula dan lansia. Terdapat 500 kelas yang tersebar dalam 38 provinsi yang berlangsung sebelum Februari (pemilihan presiden) dan November (Pilkada).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *