Parepare—Maraknya Pergaulan Bebas pada Anak & Remaja, Prostitusi Online & Kekerasan Seksual merajalela menyebabkan Forum Puspa, salah satu organisasi yang Peduli pada Perempuan & Anak khususnya yang berada di kota Parepare meminta audiens dengan beberapa pihak terkait Program Kerja Forum Puspa yang akan dijalankan di tahun 2024.
Pada audiens yang kedua, Rapat Dengar Pendapat Forum Puspa Parepare dengan Komisi II DPRD Kota Parepare pada hari Senin, 20 Mei 2024 berjalan lancar.
Komisi II DPRD Kota Parepare diwakili H. Yangsmid Hamid & Hj. Asmawati masing-masing sebagai Wakil Ketua & Sekretaris Komisi II. Rapat Dengar Pendapat yang berlangsung kurang lebih 2 jam membahas terkait Prostitusi Online & Kekerasan Seksual, bullying pada Anak.
Forum Puspa yang dikomandoi Ibu Dr. Asniar Khumas S.Psi. M.Si didampingi Pengurus Puspa diantaranya Ibu Sriyanti Ambar, M.Kes Sekretaris Puspa sekaligus Kabid Kesetaraan Gender DP3A, Ibu Arni Yonathan, SH Divisi Pendampingan Hukum, Ibu Dr. Iriani Ambar.
Ibu Arni sebagai Divisi Pendampingan Hukum di Puspaga Peduli Ta Parepare menyampaikan beberapa hal terkait Prostitusi Online & Kekerasan Seksual pada Anak sekaligus menyampaikan akan me-relaunch 3 Program Puspa yang telah Launching di tahun 2023. Rapat Dengar Pendapat juga menghadirkan SKPD terkait (DP3A, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan & Satpol PP).
Anggota Komisi II DPRD Parepare, Yangsmid Hamid menyampaikan dukungan kepada Forum Puspa yang konsisten mengawal maraknya pergaulan bebas pada Anak & Remaja, Prostitusi Online & Kekerasan Seksual. Komisi II kata dia akan memberikan atensi khusus dan meminta kepada Pemkot Parepade agar bisa turut membantu program yang akan dilaksanakan Forum Puspa.
“Kami di Komisi II mendukung penuh program program yang akan dijalankan Forum Puspa. Memang perlu ada keterlibatan semua pihak untuk memberikan perhatian khusus terhadap maraknya pergaulan bebas, prostitusi dan kekerasan seksual di Kota Parepare,” imbuhnya.












