Pemerintahan

Merdukan Cinta kepada Rasulullah, UPT SMAN 7 Pinrang Gelar Lomba Salawat diikuti 22 Kelas

×

Merdukan Cinta kepada Rasulullah, UPT SMAN 7 Pinrang Gelar Lomba Salawat diikuti 22 Kelas

Sebarkan artikel ini

PINRANG — Suasana religius dan penuh haru menyelimuti UPT SMAN 7 Pinrang saat pelaksanaan Lomba Salawat yang digelar pada 3–4 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan dan memperkuat kecintaan peserta didik kepada Rasulullah SAW. Puncak kegiatan ini pada tgl 9 September pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mendatang.

Lantunan salawat yang menggema di lingkungan sekolah bukan sekadar rangkaian nada dan suara. Di balik setiap salawat yang dilantunkan, tersimpan harapan agar hati para peserta didik semakin dekat dengan sosok mulia yang menjadi panutan umat manusia, Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan yang diikuti oleh 22 kelas tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Para peserta menampilkan lantunan salawat dengan penuh penghayatan, kreativitas, dan kekompakan. Setiap penampilan menjadi gambaran bahwa generasi muda dapat mengekspresikan kecintaan kepada Rasulullah melalui karya, seni, dan lantunan yang penuh makna.

Lomba Salawat ini dibuka oleh Wakasek Humas UPT SMAN 7 Pinrang, Ibu Habsiah, S.Ag. M.Pd. Dalam sambutannya, saat diamanahkan untuk membuka kegiatan lomba salawat,beliau menyampaikan bahwa kegiatan tersebut hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai sebuah perlombaan, tetapi sebagai momentum untuk menggali, menumbuhkan, dan menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dalam diri peserta didik.

“Semoga lomba salawat ini menjadi momentum bagi kita semua untuk menggali dan menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Kecintaan itu bukan hanya diwujudkan melalui lantunan salawat, tetapi bagaimana ajaran dan keteladanan beliau menjadi pedoman dalam kehidupan kita, utamanya bagi peserta didik dalam menata kehidupan dan masa depannya,” ungkapnya.

Pesan tersebut menjadi ruh dari seluruh rangkaian kegiatan. Sebab, mencintai Rasulullah bukan hanya dengan menyebut namanya, tetapi juga dengan berusaha mengikuti akhlak dan keteladanan beliau—jujur dalam perkataan, santun dalam pergaulan, sabar menghadapi ujian, menghormati sesama, serta senantiasa menebarkan kebaikan.

Baca juga :  Pasangan JADI Sosialisasikan Program Unggulan di Kampung Cullu, Kecamatan Duampanua

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap lantunan salawat yang hari ini terdengar di lingkungan sekolah tidak berhenti ketika perlombaan berakhir. Sebaliknya, semangat mencintai Rasulullah diharapkan terus tumbuh dan hidup dalam keseharian para peserta didik.

Dari panggung lomba, sekolah menanamkan sebuah pesan sederhana namun mendalam: bahwa generasi yang mengenal dan mencintai Nabi Muhammad SAW adalah generasi yang diharapkan mampu menjadikan akhlak beliau sebagai cahaya dalam menapaki kehidupan.

Lomba Salawat UPT SMAN 7 Pinrang akhirnya bukan sekadar tentang siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah tentang bagaimana 22 kelas bersama-sama menggemakan cinta kepada Rasulullah, menyatukan suara dalam salawat, dan menghadirkan suasana Maulid yang penuh keberkahan.

Semoga setiap salawat yang dilantunkan menjadi doa, setiap suara yang menggema menjadi pengingat, dan setiap hati yang tergerak menjadi awal lahirnya generasi UPT SMAN 7 Pinrang yang beriman, berakhlak mulia, dan mampu menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan.

“Bukan sekadar melantunkan salawat, tetapi menghadirkan cinta kepada Rasulullah dalam akhlak dan kehidupan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *