BerandaDaerah

Pelatih Paskibraka Pinrang Ngaku Terpaksa Lakban Sepatu karena Kondisinya Menganga

×

Pelatih Paskibraka Pinrang Ngaku Terpaksa Lakban Sepatu karena Kondisinya Menganga

Sebarkan artikel ini

Arusinfo.id, Pinrang — Pengadaan sepatu yang dilakukan oleh Kesbangpol Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk anggota Paskibraka yang kualitasnya buruk turut direspon salah satu pelatih inisial AZ. Dia mengakui saking buruknya sepatu sampai harus dilakban saat masih latihan. 

AZ, bercerita kondisi terparah sepatu terlihat saat sehari sebelum agenda momen puncak HUT ke-78 RI di Kabupaten Pinrang. Hampir semua sepatu laki-laki rusak sekali pakai. 

“Jadi sehari sebelum hari H, dilakukan gladi. Yah memang rata-rata laki-lakinya, baru sekali pakai sudah rusak,” bebernya, Sabtu 28 Agustus 2023, kepada arusinfo.id.

AZ mengaku, memang banyak sepatu yang bermasalah. Namun, ia menjelaskan, jika dirinya tak memiliki kapasitas untuk menilai spek pengadaan sepatu tersebut. Sebab ia hanya bertugas sebagai pelatih saja.

“Pada saat gladi kotor dan gladi bersih itu memang ada yang sepatunya sampai menganga. Tapi kami sebagai pelatih mengakalinya dengan pakai lakban saja saat latihan,” bebernya. 

Lebih jauh, AZ, menyampaikan, jika menurutnya hal yang terjadi merupakan dinamika dalam prosesnya. Ia pun bersyukur, para paskibraka di Bumi Lasinrang bisa sukses menjalankan tugasnya, kendati sehari sebelumnya, ada polemik soal sepatu yang mereka gunakan

“Yah mungkin tidak sempurna seutuhnya, tapi alhamdulillah berkat doa semuanya, agenda berjalan lancar,” kuncinya.

Diberitakan sebelumnya, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Bumi Lasinrang telah sukses menjalankan tugasnya pada HUT 17 RI beberapa waktu lalu. Namun dalam prosesnya, juga terjadi hal yang miris.

Sebagai informasi, sebelumnya SKPD yang mengelola anggaran untuk mewadahi kebutuhan dan keperluan para paskibraka, itu adalah Dispaspor Pinrang. Untuk tahun ini, wewenang pengelolaannya diberikan kepada Kesbangpol Pinrang.

Informasi yang dihimpun Arusinfo.id, tahun ini anggaran yang disiapkan untuk segala persiapan paskibraka itu berkisar Rp600 juta. Dari anggaran itu kemudian dipecah-pecah lagi. Salah satunya, untuk perlengkapan paskibraka yakni pengadaan sepatu.

Baca juga :  Pemuda di Pinrang Bentuk Komunitas Alam Raya Tani, Niatnya Dorong Pertanian Organik

Paskibraka Pinrang, MH, mengisahkan, memang terjadi hal miris sehari sebelum dirinya dan teman-temannya turun menjalankan tugasnya pada momen puncak 17-san.

“Itu ada sepatu baru yang diberikan (hasil pengadaan). Kami pakai gladi bersih untuk persiapan 17 Agustus,” bebernya MH kepada Arusinfo.id, Jumat 25 Agustus.

Namun terjadi hal miris dan mengherankan, lanjutnya, sebab sepatu yang nyata-nyata baru digunakan sekali untuk gladi itu sudah rusak. Ia bercerita, kalau untuk sepatunya sendiri solnya telah rusak.

“Bukan cuma saya sendiri, saya lihat teman ku juga begitu yang laki-laki. Ada bahkan sol sepatunya hampir lepas,” ungkapnya.

MH mengaku sempat panik dengan kondisi sepatunya, sebab di momen puncak HUT RI bisa saja sepatu bakal tambah rusak jika digunakan lagi.

“Tapi malamnya datang penjahit ke hotel. Jadi besok bisa dipakai lagi,” jelasnya.

Sebelumnya naik diberita, jika Kepala Badan Kesbangpol Pinrang, Syahrir Pawittoi, mengaku, tidak tahu apa-apa terkait sesuatu yang miris menimpa para paskibraka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *