Pinrang — Sebuah langkah strategis dirancang Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam mendukung kemajuan sektor pertanian melalui pendidikan. Rumah Jabatan Bupati lama yang terletak di kaki Gunung Paleteang, Kecamatan Paleteang, rencananya akan dialihfungsikan menjadi Sekolah Vokasi Pertanian.
Rencana ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, Selasa (13/5). Ia menjelaskan bahwa bangunan yang sebelumnya digunakan pada masa kepemimpinan Bupati A. Nawir tersebut kini sudah lama tidak difungsikan, namun memiliki potensi besar karena letaknya yang strategis dan lingkungannya yang luas.
“Tempat ini sangat ideal untuk dijadikan pusat pendidikan vokasi pertanian. Bangunan dan lahannya cukup mendukung, apalagi sejalan dengan visi Bupati Pinrang yang ingin mendorong peningkatan SDM di sektor pertanian,” ujar Sekda Calo Kerrang.
Inisiasi ini memperkuat upaya Pemkab Pinrang untuk menghadirkan institusi pendidikan berbasis pertanian. Sebelumnya, Bupati H.A. Irwan Hamid, S.Sos telah menyampaikan secara langsung keinginannya kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, dalam kunjungannya ke Pinrang. Dukungan dari Mendikti Saintek, yang turut hadir bersama Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, menjadi sinyal positif bahwa rencana ini disambut hangat oleh pemerintah pusat dan kalangan akademik.
“Pinrang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan. Maka sangat tepat jika kita memiliki sekolah vokasi pertanian yang mampu melahirkan SDM yang siap pakai dan memahami teknologi modern di bidang pertanian,” tegas Bupati Irwan dalam pernyataannya.
Bupati menekankan bahwa hadirnya lembaga vokasi ini tak hanya akan meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga akan menjadi pengungkit produktivitas dan inovasi di sektor pertanian lokal.
Gagasan alih fungsi rumah jabatan ini pun dipandang sebagai langkah efisien dan visioner—memanfaatkan aset daerah untuk tujuan yang lebih besar dan berdampak langsung pada pengembangan daerah, terutama dalam menjawab tantangan regenerasi petani.
Rencana ini diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan kompetensi generasi muda di bidang pertanian, tetapi juga menjadikan Kabupaten Pinrang sebagai pionir pendidikan vokasi berbasis pertanian di Sulawesi Selatan.












