Pinrang— Polisi mengungkap motif H.M melakukan aksinya karena kekecewaan terhadap Irwan Hamid. Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Andi Reza Pahlawan menjelaskan pihaknya menetapkan H.M sebagai tersangka setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan. Termasuk memerikan saksi dan CCTV di sekitar lokasi.
Mantan anggota tim sukses mantan Bupati Kabupaten Pinrang, Irwan Hamid, inisial H. M menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik melakukan pencoretan baliho Andi Irwan.
“Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi dan barang bukti, kami menetapkan pria inisial H.M sebagai tersangka tindak pidana penghinaan atau pencemaran nama baik,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Andi Reza Pahlawan saat rilis di Mapolres Pinrang, Kamis (13/6/2024).
H.M selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan Irwan Hamid hingga menjadi bagian inti dari tim sukses yang mendampingi di momentum Pilkada. Sehingga menimbulkan dugaan perbuatannya mencoret baliho dengan tulisan Kalasi merupakan bentuk meluapkan kekecewaan terhadap Irwan Hamid yang mengabaikan tersangka.
“Pelaku (HM) mengaku kecewa dan sakit hati, karena tidak dapat sesuatu seperti pekerjaaan,” tegas Iptu Reza.
Namun kata Reza polisi tidak melakukan penahanan terhadap pelaku. Alasannya karena dari pihak pelapor dan korban sedang berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan atau mediasi.
“Pelaku tidak ditahan karena menunggu proses mediasi. Selain itu tidak ditahan dengan pertimbangan ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan pelaku, dia melakukan vandalisme di baliho mantan bupati Pinrang Irwan Hamid di dua lokasi yakni Jalan Udang dan Jalan Kesehatan pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 01.00 Wita. Dia dibantu menantunya mengantar ke lokasi tersebut untuk menuliskan kata “kalasi” di dua baliho tersebut.
“Pelaku melihat ada baliho Bupati Pinrang bertuliskan BUPATIKU sehingga muncul dipikirannya untuk menuliskan kata Kalasi di baliho tersebut,” kata Iptu rezaSebagai
informasi, kasus pencoretan baliho mantan bupati Pinrang Irwan Hamid ini mencuat setelah sejumlah unggahan di media sosial yang berisi tuduhan serius terhadap mantan Bupati Pinrang menjadi viral. Unggahan tersebut berupa foto baliho yang bertuliskan “Kalasi”, yang mendapatkan perhatian luas dan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.












