Pemerintahan

Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji 2026 Resmi Dibuka, Siswa SMAN 7 Pinrang Antusias

×

Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji 2026 Resmi Dibuka, Siswa SMAN 7 Pinrang Antusias

Sebarkan artikel ini

Pinrang – Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji Tahun 2026 resmi dibuka serentak di seluruh satuan pendidikan di Sulawesi Selatan, Senin (23/2/2026). Pembukaan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan selama bulan suci Ramadan.

Di UPT SMAN 7 Pinrang, kegiatan tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik. Pesantren kilat dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Februari 2026.

Sejumlah pemateri dihadirkan untuk membimbing siswa dalam penguatan bacaan Al-Qur’an, perbaikan tajwid, hingga pendalaman makna ayat-ayat suci. Mereka adalah Palimari, S.Pd.I., M.Pd., Munira, S.Ag., M.Pd., Dra. Musba Semma, serta Muhammad Yusril Mukhlish, S.Ag.

Kepala UPT SMAN 7 Pinrang, Ikhwan Matu, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting dalam membangun karakter spiritual siswa.

“Melalui Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji ini, kami berharap para peserta mampu menerima materi dengan baik, memperbaiki bacaan dan tajwid, serta mendalami makna ayat-ayat Al-Qur’an. Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat hubungan kita dengan Al-Qur’an,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Menurutnya, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pembelajaran teoritis, tetapi juga sebagai ruang pembinaan ruhiyah yang menyentuh hati peserta didik.

Suasana khusyuk dan penuh kekeluargaan mewarnai hari pertama pelaksanaan. Para siswa tampak mengikuti setiap sesi dengan serius dan penuh semangat.

Dengan dukungan pemerintah provinsi serta komitmen pihak sekolah, Pesantren Kilat Ramadhan Mengaji 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak Qur’ani.

Baca juga :  Tinggal 0,81 Persen, Pinrang Hampir Tuntaskan Target e-KTP Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *