Pemerintahan

Heboh Banana Boat di Pantai Ammani Pinrang Terbalik, Korban Terhempas-Memar

×

Heboh Banana Boat di Pantai Ammani Pinrang Terbalik, Korban Terhempas-Memar

Sebarkan artikel ini
Screenshot

PINRANG— Insiden kecelakaan wahana banana boat terjadi di kawasan Pantai Ammani, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Para korban terhempas ke udara kemudian jatuh ke pinggir pantai hingga menyebabkan memar sekujur di tubuh.

Salah satu korban bernama Esty menjelaskan insiden terjadi saat dia dan keluarga berwisata di Pantai Ammani 2 hari yang lalu. Saat itu banana boat hendak kembali ke tepi pantai setelah sesi permainan hampir selesai.

“Awalnya kami bermain di tengah laut dan semuanya berjalan seru. Tidak ada ombak besar dan kami juga tidak terjatuh,” ungkap Esty.

Namun, saat banana boat mulai diarahkan kembali ke pinggir, situasi berubah. Esty menduga pengemudi terlambat melakukan manuver sehingga posisi wahana terlalu dekat dengan bibir pantai.

“Sepertinya pengemudi salah prediksi saat mau berbelok. Kami sudah terlalu dekat ke tepi, dan akhirnya terjadilah kecelakaan,” jelasnya.

Pasca kejadian, para korban langsung mendapatkan penanganan. Mereka diarahkan ke puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan medis.

“Kami langsung dibawa ke puskesmas. Dari pihak pengelola juga menyampaikan permintaan maaf dan membantu biaya pengobatan,” tuturnya.

Akibat kejadian tersebut, Esty mengalami sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh, termasuk betis, dada, dan leher. Ia mengaku sempat kesulitan beraktivitas, bahkan untuk mengenakan pakaian harus dibantu.

“Dada terasa sakit karena jatuh lebih dulu, leher juga sakit. Sempat susah pakai baju. Tapi sekarang sudah mulai membaik,” katanya.

Selain itu, beberapa korban lain juga mengalami kondisi yang cukup serius. Tercatat tiga orang sempat harus menjalani perawatan infus di puskesmas akibat luka dan kelelahan. Para korban juga menjalani terapi urut untuk meredakan nyeri di tubuh.

Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keselamatan wahana wisata air di Pantai Ammani yang dinilai perlu evaluasi, terutama dalam hal standar operasional dan pengawasan saat mendekati area tepi pantai.

Baca juga :  Sudah Bikin Pinrang Rugi, Pj Bupati Kini Rencanakan Mau Bikin Pesta Perpisahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *