BerandaDaerah

Dugaan Penipuan, Sales Kalla Toyota Pinrang Dipolisikan Ini Detailnya

×

Dugaan Penipuan, Sales Kalla Toyota Pinrang Dipolisikan Ini Detailnya

Sebarkan artikel ini

Arusinfo.id, Pinrang — Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Akhmad Risal, menyampaikan, jika memang betul pihaknya telah menerima laporan, bahwa sales Kalla Toyota diduga telah melakukan tindak pidana penipuan atau penggelapan.

“Iya ada laporan polisi dengan nomor LP/B/91/II/2024/ SPKT/ POLRES PINRANG/POLDA SULSEL pada 16 Februari lalu. Terlapor merupakan sales Kalla Toyota,” sebutnya, Jumat 8 Maret 2024.

Berdasarkan keterangan korban, lanjutnya, kejadian itu bermula pada saat ia punya niatan untuk membeli mobil Toyota Rush G Matic dan selanjutnya menghubungi sales Kalla Toyota dan mengatakan memiliki bujet sekitar Rp200 juta.

“Dengan dana segitu, korban disuguhi diskon hingga benefit angsuran tanpa bunga dari sales dan membuatnya tertarik,” beber Akhmad menerangkan kesaksian korban.

Pada 27 Oktober 2023 lalu, kata dia, DP atau tanda jadi sebesar Rp5 juta telah diserahkan oleh korban dan tiga hari setelah itu, juga sekaligus mengirim uang sebesar Rp195 juta dan biaya tambahan sebanyak Rp14,8 juta kepada rekening pribadi sales.

“Usai transaksi itu, pada 1 November tahun kemarin mobil diserahkan di Gudang Kalla Toyota Cabang Pinrang,” sebut Akhmad.

Ia mengungkapkan, jika selang beberapa bulan usai penyerahan mobil, korban dihubungi oleh pihak pembiayaan karena angsuran telat. Dari situ, korban pun tahu jika uang yang sejauh ini ia setor ke sales rupanya tak disetor seutuhnya.

“Korban kemudian ke Toyota dan pembiayaan ACC Parepare dan memperoleh informasi dari pembiayaan dan pihak Toyota Kalla bahwa ternyata sales hanya menyetor uang muka ke Kantor Toyota Kalla Cabang Pinrang sebesar Rp 67,5 juta,” urainya.

Akhmad mengaku, kasus dugaan penipuan atau penggelapan dari sales tersebut kini masih bergulir dan menjadi atensi bagi pihaknya.

Baca juga :  Viral Diduga Anggota DPRD Pinrang Tabrak Tak Sengaja Siswa SMP-Cuek Tinggalkan Korban

“Untuk sekarang kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Untuk informasi lebih jauh, kami akan sampaikan kembali,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *