Pinrang— Pengelolaan dana di Bumdes Desa Samaenre, Kabupaten Pinrang carut marut hingga membuat para dirut dan bendahara mundur ramai-ramai. Dana Bumdes diduga hanya dinikmati segelintir orang terdekat kepala desa.
Salah satu mantan pengurus Bumdes Desa Samaenre inisial DA mengungkap bentuk usaha Bumdes tidak jelas apa saja yang dijalankan.
“Itu (usaha Bumdes) tidak ada menampakkan bentuk usaha yang sedang dijalankannya pengurus,” kata DA kepada arusinfo, Jumat (7/6/2024).
Malah dia menyebut anggaran Bumdes hanya dinikmati oleh oknum pemerintah di desa Samaenre karena tidak ada transparansi terkait penggunaan anggaran dan usaha apa yang sedang dijalankan.
“Pak Judawi mundur karena tidak terlaly dilibatkan. Uang masuk pun dia tidak tahu,” tuturnya.
Bukan hanya Dirut yang mundur, bendahara Bumdes Syahrul juga mengundurkan diri karena dia harusnya yang pegang uang, tetapi malah sekretaris Bumdes yang merupakan orang dekat kades yang mengelola uang.
“Tetapi kenapa sekretaris Bumdes yang pegang Arno orang dekat kepala desa. Laporan keuangan Arno semua yang tahu,” jelasnya.
“Risih lah ini direktur dan bendaraha untuk apa katanya jadi pengurus kalau tidak dilibatkan,” paparnya.
Dia merincikan awalnya Bumdes sempat berjalan lancar. Alokasi anggaran dana awal BUMDES sebanyak Rp 79 juta ditambah Rp 24 juta sejak tahun 2017. Namun mulai masuk 2018-2019 sudah tidak jelas mi apa.
“Katanya usaha Bumdes tapi usaha pribadi ada juga di dalam nakasih campur,” kata DA.
Arno yang menjadi kepercayaan kata DA saat ada pemeriksaan maka dia yang akan turun membuat laporan fiktif.
“Pernah dia kasi masuk usaha LPG, Pestisida sewaktu dipaksakan untuk laporan, tetapi setelah dicek ternyata tidka ada itu usaha,” paparnya.
Kades Samanre Sudirman mengaku tidak tahu alasan pengurus mengundurkan diri. Alasannya Bumdes punya kepengurusan sendiri.
“Saya kira Bumdes itu sudah item kegiatannya dan pengurus yang mengundurkan diri itu, saya tidak tau apa saya yang tidak sejalan karna Bumdes itu ada pengurusnya sendiri,” jelasnya.
Dia menampik Bumdes Desa Samaenre tidak memiliki item kegiatan. Dia menguraikan jenis item usaha Bumdes seperti BRI Link, penambahan modal untuk pengecer dan penjahit pakaian.
“Kalau Bumdes ku ada kegiatan foto kopinya, BRI link, penambahan modal untuk penjual pengecer dan beberapa penjahit pakaian,” rincinya.












