BerandaHukum dan Kriminal

Ternyata Ini Penyebab Oknum Polisi di Parepare Benturkan Kepala Istri ke Tembok-Pukul Balok

×

Ternyata Ini Penyebab Oknum Polisi di Parepare Benturkan Kepala Istri ke Tembok-Pukul Balok

Sebarkan artikel ini

Parepare– Motif oknum polisi di Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) inisial SR (37) melakukan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya dibongkar mertuanya. Mertua SR, Muliyati menjelaskan ada adu mulut antara suami istri itu sebelum akhirnya SR memukul istrinya.

Muliyati menyampaikan, berdasarkan penjelasan yang dia terima dari korban, SR menganiaya istrinya sebab marah istrinya cemburuan. Dia pun kelepasan hingga marah dan melakukan penganiayaan.

“Suami istri ada cemburu begitu. Dia bilang istrinya cemburuan,” ungkap Muliyati.

Baca juga: Oknum Polisi Dipolisikan Terkait KDRT, Mertua: Kepala Anak Saya Dibenturkan ke Tembok

Saat terjadi penganiayaan, istri SR sempat memegang handphone hingga kemudian handphone tersebut dipecahkan istri SR. Ini yang turut membuat SR kesal.

“Itu handphone hancur. Dia tendang suaminya lalu dia dipukul suaminya karena dia pecahkan handphone itu,” jelasnya.

Dia membela anaknya. Kata dia wajar istri curiga karena menemukan ada chat dari orang lain yang bukan istrinya.

“Bagaimana tidak cemburu kalau ada istri melihat ada hal tidak baik di handphone suaminya,” tegasnya.

Polisi di Parepare Dilaporkan KDRT

Diberitakan sebelumnya, oknum anggota polisi di Polres Parepare, dilaporkan oleh mertuanya terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ibu korban, Muliyati, mengaku, jika dirinya keberatan atas tindakan menantunya SR (37) terhadap anaknya dan telah melaporkannya ke pihak kepolisian.

Sebab menurutnya, penganiayaan yang dilakukan kepada anaknya yang merupakan istrinya sendiri, itu sudah sangat keterlaluan.

“Kepala istrinya dibentukan ke tembok. Kepalanya juga diinjak-injak. Terus dipukul juga pakai balok kayu,” rincinya, Rabu 26 Juli 2023.

Baca juga :  Siapkan Kader Gerindra Tantang Irwan Hamid di Pilkada Pinrang, Iwan Aras: Capek Rekrut Orang Lain Setelah Itu Hengkang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *