Parepare— Sikap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parepare, Makmur perlu disorot usai menuduh wartawan yang menghubunginya sebagai provokator. Padahal rekan media hanya mempertanyakan soal kasus guru pukul siswa yang berakhir damai.
Awal mula kasus terjadi saat wartawan dari harian fajar mengonfrimasi terkait sikap Dikbud Parepare terhadap ulah guru yang memukul siswa dan dilapor polisi.
“Kami sudah beri teguran (kepada guru yang dilaporkan memukul siswi,” kata Kadis Pendidikan Parepare, Makmur kepada wartawan belum lama ini.
Saat ditanyakan alasan mengapa hanya diberikan teguran lisan dan bukan jenis hukuman yang lebih keras, Makmur malah naik pitam dan memberikan tawaran agar wartawan yang mengajari siswa.
“Kalau larangan mengajar merugikan siswa. Siapa yang mau ajar, kau yang mau ajari,” ungkapnya kepada wartawan.
Saat kembali ditanyakan terkait proses damai, Makmur pun enggan memberikan penjelasan lebih lanjut. Dia bahkan malah menuduh wartawan yang mengonfirmasi sebagai provokator.
“Kalau sudah proses damai, damai-mi jangan-mi selalu bikin masalah lagi, provokator ko je kau,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, urang tua siswa di Kota Parepare melaporkan oknum guru SMP Negeri 4 Parepare berinisial H (45) ke polisi. H diduga menganiaya siswanya hingga mengalami luka di bagian wajah.












