Arusinfo.id, Pinrang — Eksisnya lokasi yang jadi sarang jual beli narkoba di Kabupaten Pinrang bukan sesuatu yang baru. Namun sayangnya, yang agresif merespons aduan masyarakat itu bukan Polres setempat. Melainkan operasi dari Polda.
Sebagai Informasi, pekan lalu gembong narkoba dengan sistem loket penjualan di Jalan Andi Johan, Kampung Duri Kelurahan Tammassarangnge, Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan di grebek Direktorat Narkoba Polda Sulbar.
Nah teranyar, Personel Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulsel berhasil mengungkap sekaligus membakar lokasi yang menyerupai ‘market place’ peredaran narkoba di kecamatan yang sama.
Wakil Direktur Resnarkoba Polda Sulsel, AKBP Ardiansyah, menyampaikan, jika operasi yang dilakukan oleh pihaknya itu berdasarkan aduan masyarakat saat Kapolda Sulsel melakukan kunjungan kerja, di Bumi Lasinrang.
“Ini memang aduan atas keresehan masyarakat. Dikeluhkan kalau di sana serupa marketplace yang ramai transaksi narkoba,” bebernya, Jumat 26 Januari 2024.
Ardiansyah mengungkapkan, jika tim yang melakukan operasi di Pinrang tersebut telah melakukan pemantauan sejak 23 Januari.
Meskipun hanya terpantau calon pembeli, tambahnya, tim telah melakukan tindakan Undercover Buy berhasil mengamankan penjual berinisial RL.
“Lelaki RL diimankan dengan barang bukti yang diamankan 10 Pipet plastik berisi kristal bening diduga narkotika jenis sabu,” bebernya.
Dikritik soal performa Polres yang datar-datar saja dan selalu kebobolan oleh Polda perihal operasi penangkapan narkoba, Kasat Narkoba Polres Pinrang, IPTU Asnawi, membantah hal tersebut.
“Kami pun tetap jalan. Coba kroscek data di Sulsel, Pinrang sekarang menjadi tertinggi pengungkapan kasusnya. Untuk bulan ini sudah ada 12 kasus,” sebutnya.
Dan menyoal operasi yang dilakukan oleh Polda Sulsel, Asnawi tak bisa berbicara banyak soal itu. Namun ia menyampaikan, jika pihaknya telah berkoordinasi dan mengikuti arahan Polda Sulsel untuk melakukan pemasangan spanduk stop narkoba di lokasi ‘market place’ yang telah dibakar.
“Iya itu polres yang pasang (spanduk),” tutupnya.












