Pinrang— Sanggar Seni Tadokkong Qasidah Rabbana yang berbasis di Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi lembaga yang berkosentrasi pada upaya penguatan ekonomi produktif serta kearifan lokal. Upaya tersebut menjadi langkah nyata dalam upaya mendukung program Kemensos untuk mencegah konflik sosial dan radikalisme.
Sekretaris Sanggar Seni Tadokkong Qasidah Rabbana, Mustafiah memaparkan Sanggar Seni Tadokkong Qasidah Rabbana mewujudkan program kearifan lokal dengan mendukung anak-anak untuk tampil dalam berkesian. Mereka difasilitasi alat musik seperti marawis, perlengkapan mentas dan pakaian latihan.
“Untuk program kearifan lokal kami membelikan anak-anak alat mentas, pakaian hingga alat musik marawis,” paparnya, Minggu (31/12/2023).
Sementara untuk program peningkatan ekonomi kreatif pihaknya mengajarkan anak-anak tentang bercocok tanam dengan metode hidroponik. Ini membuat anak-anak lebih mengerti dan memahami pentingnya metode hidroponik agar kedepan anak-anak bisa menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Penguatan ekonomi produktif yakni dengan berbagi pengetahuan tentang bercocok tanam dengan sistem hidroponik,” paparnya.
Pihaknya menyampaikan program-program tersebut bisa terlaksana berkat adanya bantuan dari Kemensos yang diberikan kepada Sanggar Seni Tadokkong Qasidah Rabbana.
“Alhamdulillah program program tersebut bisa terlaksana dengan adanya bantun dari Kemensos,” jelasnya.
Adapun dari Kemensos kata dia mendukung program kearifan lokal dan penguatan ekonomi produktif sebagai langkah untuk mencegah konflik sosial dan radikalisme.
“Program Kemensos ini yang menerima manfaat lebih dari 50 orang. Tujuan program ini mencegah konflik sosial dan radikalisme,” terangnya.












