Pinrang — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDA-BK) Kabupaten Pinrang, Andi Sinapati Rudi, SE, menghadiri Pertemuan Sosialisasi Tingkat Balai Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang pada Rabu, 30 Juli 2025, di Balai Manunggal Kota Makassar.
Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Dr. Heriantono Waluyadi, S.T., M.T., dan turut dihadiri oleh perwakilan daerah dari beberapa kabupaten/kota dalam wilayah kerja BBWS.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada pemangku kepentingan daerah mengenai pelaksanaan program P3-TGAI, yang difokuskan pada peningkatan infrastruktur irigasi tersier melalui pemberdayaan kelompok tani dan pengelola irigasi di tingkat tapak.
Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa Kabupaten Pinrang memperoleh alokasi sebanyak 59 titik pekerjaan saluran tersier yang akan dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan P3A (GP3A). Alokasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan jaringan irigasi di wilayah pertanian Kabupaten Pinrang.
Plt. Kepala Dinas SDA-BK Pinrang, Andi Sinapati Rudi, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BBWS Pompengan Jeneberang dan Kementerian PUPR atas dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Pinrang. “Kami akan segera menindaklanjuti alokasi 59 titik ini melalui koordinasi bersama P3A dan GP3A, sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat mutu,” ujarnya.
Lebih lanjut beliau menegaskan bahwa program P3-TGAI merupakan langkah strategis dalam mendukung implementasi ketahanan pangan nasional melalui penguatan infrastruktur irigasi di tingkat daerah.












