Pemerintahan

Disnakbun Pinrang Perkuat Sektor Peternakan Lewat Infrastruktur dan Teknologi

×

Disnakbun Pinrang Perkuat Sektor Peternakan Lewat Infrastruktur dan Teknologi

Sebarkan artikel ini

Pinrang – Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Pinrang terus berupaya mendorong pengembangan sektor peternakan melalui berbagai langkah strategis. Salah satu fokus terbaru adalah peningkatan fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) yang menjadi salah satu sektor penting dalam rantai produksi ternak di daerah ini.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup LKPP) per Sabtu, 2 Agustus 2025, Disnakbun Pinrang akan melengkapi fasilitas RPH dengan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta sejumlah sarana pendukung lainnya. Pembangunan ini dinilai penting untuk memastikan bahwa proses pemotongan hewan tidak hanya higienis, tetapi juga ramah lingkungan.

“Keberadaan IPAL di RPH sangat krusial untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan mencegah pencemaran. Selain itu, fasilitas tambahan lain juga akan menunjang standar kelayakan RPH di Pinrang,” jelas Kepala Disnakbun Pinrang, drh Elvi Martina, saat dikonfirmasi.

Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor peternakan sebagai penopang ekonomi masyarakat. Tidak hanya dari sisi infrastruktur, Disnakbun juga terus mendorong inovasi di bidang teknologi peternakan.

Sebelumnya, Disnakbun Pinrang meluncurkan program inovatif Skilled Breeder (Siber) yang berhasil masuk dalam jajaran Top 45 Inovasi Nasional. Program Siber berfokus pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam menguasai teknik inseminasi buatan (IB).

“Inovasi Siber ini merupakan sarana edukasi langsung yang membantu masyarakat belajar melakukan inseminasi buatan secara mandiri. Dengan begitu, peternak tidak lagi sepenuhnya bergantung pada tenaga inseminator dari pemerintah, tetapi bisa mandiri,” terang Elvi.

Ia menambahkan, keberhasilan Siber tidak hanya meningkatkan kemandirian peternak, tetapi juga memperluas akses teknologi reproduksi ternak ke pelosok desa. Hal ini diharapkan mampu mempercepat peningkatan populasi dan produktivitas ternak di Kabupaten Pinrang.

Baca juga :  Jaya Baramuli: Optimisme dan Keyakinan dalam Sambutan Penetapan Nomor Urut

Penguatan sektor peternakan melalui dua jalur—peningkatan infrastruktur RPH dan pengembangan inovasi Siber—menjadi bukti keseriusan Disnakbun Pinrang dalam menjadikan sektor ini sebagai salah satu motor penggerak pembangunan daerah.

“Dengan dukungan sarana dan inovasi, kami optimistis Pinrang bisa terus melahirkan peternak-peternak handal sekaligus menjaga mutu hasil peternakan yang higienis dan berkualitas,” pungkas Elvi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *