Pinrang— Sikap politik Gerindra akhirnya goyah dan berpindah ke pasangan Usman Marham-A.Hastri. Berpindahnya dukungan dari Ahmad Jaya Baramuli tersebut pun menyiratkan “kawin paksa” politik Golkar dan Gerindra.
Sebagai informasi Ahmad Jaya Baramuli (AJB) sempat menjadi prioritas dari Gerindra untuk diusung menjadi bakal calon bupati Pinrang. AJB bahkan telah mendapatkan rekomendasi tunggal dari Gerindra untuk menjadi kendaraan politik maju di Pilkada Pinrang dibuktikan dengan penyerahan rekomendasi dari Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras secara langsung kepada Ketua DPC Gerindra Pinrang, Ahmad Abdy Baramuli di Ruang Fraksi Partai Gerindra DPR RI pada Rabu, 24 Juli malam.
“Iya, sudah ada penyerahan tadi rekomendasi dari DPP yang langsung diserahkan ke Abdy Baramuli selaku Ketua DPC Gerindra Pinrang dari Ketua DPW Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras,” kata Wakil Ketua Gerindra Pinrang, Syarif Saini kepada media belum lama ini.
Syarif mengungkapkan bahwa rekomendasi tersebut sifatnya baru tunggal. Untuk pasangannya yang akan mendampingi, dikembalikan ke AJB.
“Baru sifatnya rekomen tunggal. Kalau terkait pasangannya nanti itu dikembalikan ke Pak Jaya (AJB). Untuk menindaklanjuti sesuai apa yang tertera di dalam rekomendasi,” ungkapnya.
Namun ternyata arah angin politik Gerindra berubah menjelang pendaftaran di KPU Pinrang. Alih-alih mendukung AJB yang berpasangan dengan Abdillah Natsir, Gerindra justru setuju adanya “kawin paksa” politik dengan Golkar dengan mengusung Usman berpasangan dengan A. Hastri. Hastri menerima rekomendasi B.1 KWK dari Gerindra pada Rabu (28/8) dari Ketua DPC Gerindra Abdy Baramuli.
Pasangan Usman-A.Hastri bisa dibilang “kawin paksa” sebab terburu-buru untuk dipasangkan. Tidak pernah ada pertemuan khusus antara keduanya yang terekpose ke media. Tidak pernah ada rapat khusus antara Gerindra dan Golkar terkait koalisi di Pilkada Pinrang.
Ketua Gerindra Pinrang yang juga Kakak Ketua AJB, Ahmad Abdy Baramuli pun enggan mengakui adanya kekecewaan karena ternyata Gerindra lebih memilih Usman-A.Hastri ketimbang adiknya AJB berpasangan dengan Abdillah.
“Biasa saja. Saya sering mengalami hal seperti ini,” imbuhnya.
Bahkan Abdy Baramuli pun enggan menjawab secara pribadi bagaimana nanti dukungan dia ke pasagan Usman-Hastri imbas Gerindra lebih mendukung rival adiknya.
“Kalau tanya saya (dukungan) secara pribadi itu tentu saya kira ditanyakan pribadi no coment,” jelasnya.












