Pinrang – Dalam rangka memperingati World Hearing Day 2025, RSUD Madising Bungi menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan pendengaran masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan tentang kesehatan telinga. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang tunggu Poliklinik Rawat Jalan dan mendapat sambutan antusias dari para pengunjung rumah sakit.
Penyuluhan dipandu langsung oleh dr. Andi Ervina Dwi Wahyuni, Sp.THT-KL, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher RSUD Madising, yang bekerja sama dengan Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS). Dalam penyuluhan tersebut, dr. Ervina membahas berbagai persoalan umum yang sering terjadi pada telinga, termasuk gangguan pendengaran, infeksi telinga, kebiasaan buruk dalam membersihkan telinga, serta pentingnya deteksi dini terhadap gangguan fungsi pendengaran.
Direktur RSUD Madising Bungi, dr. Ulianti Ramli, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam mendukung kampanye global untuk mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan telinga dan pendengaran.
“Masalah pendengaran sering dianggap sepele, padahal dampaknya sangat besar terhadap kualitas hidup seseorang. Edukasi seperti ini sangat penting agar masyarakat lebih sadar, terutama dalam mengenali tanda-tanda awal gangguan pendengaran dan mencegah kebiasaan yang dapat merusak telinga,” ujar dr. Ulianti, 3 Maret 2025
Penyuluhan ini juga menyoroti fakta bahwa gangguan pendengaran dapat terjadi pada siapa saja, dari bayi hingga lansia, dan banyak di antaranya dapat dicegah dengan perawatan yang tepat. dr. Ervina juga memberikan demonstrasi sederhana mengenai cara membersihkan telinga yang aman dan menjelaskan kebiasaan-kebiasaan berisiko seperti penggunaan cotton bud yang tidak tepat, serta paparan suara keras dalam waktu lama.
Kegiatan berlangsung secara interaktif, dengan para pengunjung aktif mengajukan pertanyaan seputar masalah pendengaran yang mereka alami atau yang terjadi pada anggota keluarga mereka.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata dan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan telinga sejak dini,” tambah dr. Ulianti.
Melalui kegiatan ini, RSUD Madising terus menegaskan perannya sebagai institusi layanan kesehatan yang tak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga aktif dalam upaya edukatif dan promotif bagi masyarakat.












