Pinrang—— DPC Demokrat Pinrang menegaskan Irwan Hamid tidak mengambil formulir pendaftaran calon bupati (bacalon) Pinrang. Keputusan tidak mendaftar penjaringan di Demokrat menguatkan spekulasi jika Irwan Hamid sepertinya sudah benar-benar move on dari Demokrat.
Penegasan terkait Irwa Hamid tidak mengambilnya formulir pendaftaran di Demokrat ditegaskan oleh Ketua DPC Demokrat Pinrang, Muhtadin. Namun pihaknya enggan berspekulasi alasan Irwan Hamid tidak mendaftar di Demokrat.
“Tidak. (Irwan Hamid tidak mendaftar penjaringan bacalon bupati di Demokrat),” kata Muhtadin ke media, Kamis (13/6/2024).
Muhtadin menguraikan hanya ada dua kandidat hingga di tahap akhir yang mengambil formulir dan mengikuti fit and proper tes di partai demokrat. Mereka yakni Jaya Baramuli dan Usman Marham.
“Hanya Jaya Baramuli dan Usman Marham yang mengikuti hingga tahap terakhir pendaftaran di partai demokrat,” tuturya.
Dengan hanya ada dua kandidat yang mengikuti proses pendaftaran hingga akhir, Demokrat Pinrang pun kini mengusulkan Jaya dan Usman untuk berpasangan.
“Iya, kalau kami arahnya begitu, berpasangan. Jadi Jaya Baramuli sebagai calon bupati dan Usman sebagai calon wakil bupati Pinrang,” terangnya.
Sebagai informasi Irwan Hamid sempat menjadi ketua Demokrat Pinrang di periode pertama menjabat. Dia kemudian memilih hijrah ke NasDem menjelang masa akhir menjabat sebagai bupati Pinrang.
Langkah Irwan Hamid tidak mengambil penjaringan di Demokrat tentunya menjadi tanya besar. Padahal jika dilihat sebagai mantan ketua Demokrat Pinrang, Irwan Hamid punya peluang besar sebab koneksi jaringannya terbangun hingga ke DPP Demokrat sehingga untuk mendapatkan rekomendasi tidak akan sulit. Apalagi tentunya Demokrat akan melihat posisi Irwan Hamid saat ini yang berada di atas angin sebagai bupati petahana dan memiliki 12 kursi dukungan dari Nasdem.












