BerandaHukum dan Kriminal

Bocah di Parepare Saksikan Ibunya Dipukul Balok oleh Polisi, Teriak: “Meninggal Ki Itu Nanti Ibuku Ayah”

×

Bocah di Parepare Saksikan Ibunya Dipukul Balok oleh Polisi, Teriak: “Meninggal Ki Itu Nanti Ibuku Ayah”

Sebarkan artikel ini

Parepare–Seorang bocah di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) hanya bisa menangis menyaksikan bapaknya yang merupakan oknum polisi inisial SR (37) memukul ibunya. SR kalap hingga tak menghiraukan tangisan anaknya lagi.

“Ada anak-nya disitu anak baru kelas 3 SD (menyaksikan ibunya diniaya). Itu anak-nya lihat (korban) dipukul pakai balok ,” kata Mertua SR, Muliyati kepada media, Rabu (26/7/2023).

Saat SR kehilangan kesabaran dan meluapkan amarah kepada istrinya, anaknya tersebut sempat menangis. Bahkan anak berupaya menyadarkan bapaknya dan meminta jangan memukul ibunya.

“Dia menangis dan bilang meninggal ki itu ibuku nanti ayah (jika dianiaya terus),” paparnya.

Baca juga: Oknum Polisi Dipolisikan Terkait KDRT, Mertua: Kepala Anak Saya Dibenturkan ke Tembok

SR pun tak menggubrik permohonan anaknya untuk berhenti. Dia tetap memukul dengan balok kayu dan membentukan kepala istrinya ke tembok.

“Kepala-nya (korban) dibenturkan ke tembok. Baru dia (SR) injak kepala anak saya. Baru pakai balok kayu juga dipukul,” rincinya.

Muliyati mengungkap kondisi anaknya cukup parah pasca kejadian nahas tersebut. Bahkan kini tengah dirawat secara intensif di rumah sakit.

“Saat ini ada (korban) di RS Fatimah Parepare dirawat,” ungkap Muliyati.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Oknum Polisi di Parepare Benturkan Kepala Istri ke Tembok-Pukul Balok

Pasca dirawat lima hari di RS Fatimah Parepare, kondisi korban kata Muliyati masih cukup parah sampai saat ini. Tubuh korban lebam dan masih belum bisa duduk lama.

“Waktu saya datang ke kemarin jenguk dia muntah. Sampai lima kali muntah,” jelasnya.

Tulang Tangan Bergeser Setelah Tangkis Balok

Muliyati menjelaskan penganiayaan yang dilakukan SR kepada anaknya cukup sadis. Kepala korban dibenturkan ke tembok, diinjak dan juga dipukul memakai balok. 

Baca juga :  Pemkot Parepare Mulai Sosialisasikan Tarif Pasar

“Bergeser tulang tangan karena dia tangkis itu (balok kayu),” ungkap Muliyati.

Baca juga: Oknum Polisi di Parepare Benturkan Kepala Istri ke Tembok-Pukul Balok, Begini Kondisinya Kini

Diberitakan sebelumnya, oknum anggota polisi di Polres Parepare, dilaporkan oleh mertuanya terkait dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Ibu korban, Muliyati, mengaku, jika dirinya keberatan atas tindakan menantunya SR (37) terhadap anaknya dan telah melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Hari Senin lalu (24 Juli) saya laporkan dia,” ungkapnya.

Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Perumahan Griya Manggala, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Kota Parepare pada Jumat (21/7) lalu sekitar pukul 18.30 Wita.

Laporan KDRT Ditangani Polres Parepare

Sementara itu, Kasi Humas Polres Parepare, Aiptu Slamet mengaku telah menerima laporan terkait kasus KDRT yang dilakukan salah satu oknum polisi terhadap istrinya.

“Sudah ada laporan dari pihak korban. Sementara ditangani dan dilakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *